Untuk membantu masyarakat terutama warga yang tergolong sangat miskin. Pihak Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kabupaten Bima, dalam wa...
Untuk membantu masyarakat terutama warga yang tergolong sangat miskin. Pihak Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial Kabupaten Bima, dalam waktu dekat akan memberikan bantuan iuran Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) kepada 1.500 warga miskin yang tersebar diberbagai wilayah Kabupaten Bima.
Bima, KS.- Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima, Ir. H. Rusdi, M.Si, saat ditemui koran ini diruang kerja Kamis (3/11) mengatakan, kepastian pemberian bantuan kesehatan bagi ribuan warga miskin tersebut, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Bima tentang Penetapan peserta penerima bantuan iuran Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Kabupaten Bima tahun 2016. Bahkan SK Bupati itu telah diikuti lagi dengan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) antara Pemkab Bima dengan pihak BPJS Cabang Bima.
Menurutnya, sesuai dana yang tersedia di APBD bahwa untuk tahap awal tahun 2016 ini, jumlah warga miskin atau peserta yang akan mendapatkan iuran Jamkesda diberbagai wilayah Kabupaten Bima baru sebanyak 1. 500 orang. Tahun depan diupayakan akan ditingkatkan lagi jumlah pesertanya sesuai usulan yang diajukan oleh pihaknya bersama BPJS Cabang Bima kepada pemerintah pusat.
"Bagi warga miskin yang belum dapat iuran Jamkesda tahun 2016 ini harap bersabar dulu, karena nantinya pasti akan diakomodir semua secara bertahap di tahun-tahun berikutnya. Jatah kita untuk tahun ini memang hanya 1.500 orang, nanti tahun 2017 akan bertambah lagi," ujarnya.
H. Rusdi melanjutkan, untuk kedepan, bagi warga miskin yang tidak terkafer dalam BPJS, pasti akan diakomodir dalam Jamkesda. Namun syaratnya harus berdasarkan data dari sistem layanan terpadu yang telah divalidasi dan diverifikasi oleh pemerintah melalui Dinas Sosial Kabupaten Bima.
Mantan Camat Wera, Kabag Tatapem hingga Kepala BPMDes Kabupaten Bima ini menambahkan, jika nantinya dalam data terpadu tersebut ditemukan ada warga yang tidak lagi miskin. Maka warga yang bersangkutan langsung diganti dengan orang lain yang betul betul miskin, karena persyaratan utama untuk bisa mendapatkan Jamkesda tersebut adalah, warga sangat miskin yang namanya sudah masuk dalam data terpadu hasil verifikasi dimaksud. (KS-YR03)
Bima, KS.- Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima, Ir. H. Rusdi, M.Si, saat ditemui koran ini diruang kerja Kamis (3/11) mengatakan, kepastian pemberian bantuan kesehatan bagi ribuan warga miskin tersebut, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Bima tentang Penetapan peserta penerima bantuan iuran Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Kabupaten Bima tahun 2016. Bahkan SK Bupati itu telah diikuti lagi dengan penandatanganan perjanjian kerjasama (MoU) antara Pemkab Bima dengan pihak BPJS Cabang Bima.
Menurutnya, sesuai dana yang tersedia di APBD bahwa untuk tahap awal tahun 2016 ini, jumlah warga miskin atau peserta yang akan mendapatkan iuran Jamkesda diberbagai wilayah Kabupaten Bima baru sebanyak 1. 500 orang. Tahun depan diupayakan akan ditingkatkan lagi jumlah pesertanya sesuai usulan yang diajukan oleh pihaknya bersama BPJS Cabang Bima kepada pemerintah pusat.
"Bagi warga miskin yang belum dapat iuran Jamkesda tahun 2016 ini harap bersabar dulu, karena nantinya pasti akan diakomodir semua secara bertahap di tahun-tahun berikutnya. Jatah kita untuk tahun ini memang hanya 1.500 orang, nanti tahun 2017 akan bertambah lagi," ujarnya.
H. Rusdi melanjutkan, untuk kedepan, bagi warga miskin yang tidak terkafer dalam BPJS, pasti akan diakomodir dalam Jamkesda. Namun syaratnya harus berdasarkan data dari sistem layanan terpadu yang telah divalidasi dan diverifikasi oleh pemerintah melalui Dinas Sosial Kabupaten Bima.
Mantan Camat Wera, Kabag Tatapem hingga Kepala BPMDes Kabupaten Bima ini menambahkan, jika nantinya dalam data terpadu tersebut ditemukan ada warga yang tidak lagi miskin. Maka warga yang bersangkutan langsung diganti dengan orang lain yang betul betul miskin, karena persyaratan utama untuk bisa mendapatkan Jamkesda tersebut adalah, warga sangat miskin yang namanya sudah masuk dalam data terpadu hasil verifikasi dimaksud. (KS-YR03)
COMMENTS