Tangkapan layar saat kericuhan berlangsung Bima, KS.- Kasus pembacokan Ahmadin (29), warga Desa Lido oleh 2 pelaku insial AB (25) dan AH (25...
![]() |
Tangkapan layar saat kericuhan berlangsung |
Bima, KS.- Kasus pembacokan Ahmadin (29), warga Desa Lido oleh 2 pelaku insial AB (25) dan AH (25) asal Desa Soki Kecamatan Belo Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berbuntut panjang. 2 kelompok warga dari dua desa itu berujung saling serang menggunakan batu dan senjata tajam (Sajam).
Aksi saling serang dua kelompok warga tersebut direkam warga lalu diunggah di media sosial (Medsos) hingga berakhir viral.
Kapolsek Belo, Iptu Zulkifli mengatakan kejadian berawal cekcok antara korban dengan kedua terduga pelaku terkait jual beli tanah untuk tanam bawang merah yang berada di Desa Nanga Tumpu Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu, Kamis (13/2/2025).
"Saat bincang-bincang di Desa Tente, kedua terduga pelaku tidak terima dengan harga lahan ditawarkan korban dan langsung tebas korban pakai parang. Akibatnya, korban mengalami luka menganga di bagian pinggang," katanya dikonfirmasi, Kamis.
Warga sekitar yang melihat korban jatuh terkapar kemudian melarikannya ke Puskesmas Ngali, Kecamatan Belo untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara dua terduga pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.
Kasus pembacokan tersebut menuai kemarahan keluarga korban di Desa Lido. Mereka langsung melakukan blokade jalan di Desa Lido, menuntut agar dua terduga pelaku ditangkap.
Tidak hanya itu, mereka juga melakukan penyerangan ke Desa Soki. Karena merasa diserang, sejumlah warga Desa Soki pun berhamburan keluar rumah di jalanan melengkapi diri dengan senjata tajam hingga akhirnya kedua desa itu saling saling.
Dalam aksinya, dua kubu itu saling serang menggunakan batu dan Sajam. Namun, bentrokan tidak berlangsung lama setelah puluhan aparat gabungan TNI-Polri tiba di lokasi.
"Puluhan petugas turun lakukan pencegahan, masuk ke dua desa yang bertikai berikan himbauan. Sekarang sudah kondusif, kedua belah pihak sudah sepakat damai," pungkasnya.
Zulkifli mengatakan, untuk terduga pelaku AB telah ditangkap petugas sore tadi. Sedangkan terduga pelaku AH sedang dalam proses pencarian. (KS-JUL)
COMMENTS