Foto aparat saat buka blokade jalan Bima, KS - Puluhan warga Desa Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) blok...
![]() |
Foto aparat saat buka blokade jalan |
Bima, KS - Puluhan warga Desa Lido Kecamatan Belo Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) blokade jalan, Kamis (6/3/2025). Mereka tidak terima, Ahmad terduga pelaku pembacokan terhadap Ahmadin dilepas Polres Bima.
Blokade jalan menggunakan batu, kayu hingga pagar itu dipimpin langsung oleh ibu dari korban pembacokan. Dalam aksinya, dia menuntut agar terduga pelaku yang membacok anaknya kembali ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.
Camat Belo Ruyani mengatakan, blokade jalan tidak berlangsung lama setelah Danposramil 1608-04/Belo Pelda Muhtar beserta anggota dan anggota Polsek Belo tiba di lokasi.
Kepada warga setempat, pihak kepolisian memastikan telah melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus pembacokan Ahmadin.
"Dari hasil penyelidikan, terduga pelaku itu tidak terbukti membacok Ahmadin sehingga ia dilepas polisi. Jadi selama diproses, dia statusnya sebagai saksi saja," katanya.
Ruyani mengatakan, hal yang mustahil bagi pihak kepolisian menahan terduga pelaku jika tidak cukup bukti. Meski demikian, ia menyarankan agar keluarga langsung ke Polres Bima guna untuk menanyakan lebih jauh penanganan kasus tersebut.
"Kalau gak puas, warga sudah diimbau datang langsung ke Polres untuk tanya alasan terduga pelaku dilepas," bebernya.
Sementara itu, terhadap terduga pelaku utama dalam kasus pembacokan, Abidin masih dilakukan penahanan di Polres Bima diproses hukum lebih lanjut. Untuk persiapan gelar perkara hingga penetapan tersangka.
Sebelumnya, kasus pembacokan ini terjadi pada Februari 2025 lalu. Korban dibacok dua terduga pelaku di Desa Soki, dan tidak lama kemudian keduanya dibekuk polisi. (KS-JUL)
COMMENTS