Tanggal 20 Pebruari 2024 pekan lalu, Bupati Dompu, Bambang Firdaus (BBF) dan wakil Bupati Dompu, Sirajuddin secara resmi dilantik secara la...
Tanggal 20 Pebruari 2024 pekan lalu, Bupati Dompu, Bambang Firdaus (BBF) dan wakil Bupati Dompu, Sirajuddin secara resmi dilantik secara lansung oleh Presiden RI, H.Prabowo Subianto bersama ratusan Kepala daerah lainnya se-Indonesia di Istana Merdeka Jakarta.Prosesi pelantikan tersebut tentu menjadi sejarah yang dibanggakan oleh BBF bersama wakilnya,juga kebanggaan besar bagi keluarga, tim serta pendukungnya.Namun sangat disayangkan oleh BBF,ketika saat penyambutan serah terima jabatan di Pandopo Bupati, lagi kebanggaan Indonesia Raya tidak diiringi dengan backsound,sehingga membuat BBF "murka".
![]() |
Bupati Dompu Bambang Firdaus (BBF) bersama Wakil Bupati Dompu, Sirajuddin saat memberikan sambutan perdana dalam acara serah terima jabatan di Pandopo, Senin (3/3) |
DOMPU,KS.-Pemicu murkanya BBF lantaran lagu Indonesia Raya dinyanyikan tanpa iringan backsound (suara latar berupa musik atau instrumen), padahal acara yang diselenggarakan Senin (3/3) saat itu sangat resmi dan sakral, ditambah hadirnya semua pejabat penting terutama para muspida
“Ini ada persoalan, atau apa,kok bisa begini keadaan di Dompu yang kita cintai bersama,” tanya BBF didampingi Wakil Bupati Syirajuddin saat menyampaikan Pidato Perdana.
Liputan lansung sejumlah wartawan,acara tersebut terlihat Plh. Bupati yang juga Sekda, Gatot Gunawan P. Putra, Ketua DPRD Muttakun, Kapolres AKBP Zulkarnain, Kajari Burhanuddin, dan perwakilan Kodim.
Hadir juga para Asisten Setda, Staf Ahli Bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah dan pejabat-pejabat terkait, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat.
Pada prinsipnya, BBF sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas sambutan yang luar biasa terhadap bupati beserta istri, dan wakil bupati beserta istri pada pagi itu.
Namun demikian, dia merasa ada satu hal yang membuat hambar acara tersebut. Yakni tidak adanya gema backsound ketika lagu Indonesia Raya dinyanyikan,padahal lagu Indonesia raya merupakan lagu kebangsaan yang menuntut semua warga negara Republik Indonesia untuk memiliki wawasan kebangsaan yaitu merasa memiliki bahwa Dompu ini adalah bagian dari hidup dan kehidupan bersama sekarang dan seterusnya.
“Kalau tahu begini kondisinya, saya tidak mau. Pak Kajari, Abang saya, ndak mau. Benar saya ndak mau,sebab menunjukan bukti bahwa kita tidak mengingat leluhur kita yang berdarah-darah memperjuangkan kemerdekaan NKRI yang kita cintai sekarang,"tegas BBF.
Bahkan pada kesempatan itu, BBG menegaskan, meski dirinya tidak hadirpun dalam acara serahterima jabatan sekarang, tidak akan mengurangi substansi BBF jadi Bupati. “Saya tetap jadi Bupati, khan?”nyeletuk Ketua DPC Partai Gerindra dengan nada tegas dan sedikit bertanya kembali itu.
BBF mengaku lebih kecewa, lagu kebangsaan Indonesia Raya tidak disemangati dalam acara tersebut.
“Nggak usah kita mengaku diri bahwa lndonesia harga mati. Untuk itu saja (menggemakan lagu Indonesia Raya) nggak bisa, kok,” tegasnya disambut tepuk tangan Wakil Bupati dan hadirin.
Dengan nada tanya, dia lalu mengatakan, “bagaimana kita bisa menjaga NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) kalau di diri ini tidak ada lagi dan pupus nilai-nilai kebangsaan.”Artinya, menurut BBF, hari ini generasi penerus ini tidak ada semangat untuk meneruskan perjuangan para pendahulu bangsa ini. Tidak boleh (seperti itu),dan saya harap agar semuanya dihentikan ketika lagi nyanyi Indonesia Raya tidak disertai backsound,"harapnya seraya mengungkap kembali agar lagu Indonesia Raya dengan irama itu tidak dianggap hanya sekadar seremonial belaka. “Tidak demikian,”.
Lebih lanjut, BBF mengajak agar dihayati ke dalam hati setiap kalimat lagu kebangsaan indonesi Raya itu."Kalau dihayati, masuk ke dalam relung hati, mengalir dalam darah setiap insan, itu akan mendongkrak daya juang untuk mempertahankan NKRI. Sebagai anak bangsa, wajib hukumnya kita untuk terus menjaga dan mencintai NKRI, khususnya daerah Kabupaten Dompu, dengan hal-hal itu tadi,” imbuh BBF. (KS-Tim)
COMMENTS